taradigading

Just another WordPress.com weblog

Apotik generik, usulan ke Pemko Pematangsiantar.

tinggalkan komentar »

Kisah ini juga sudah lama ditahun 2001, namun hingga kini belumlah terwujud walaupun banyak para pembuat kebijakan dan politisi mengamini urgensi.

Bila diperhatikan kegiatan diberbagai apotik kota Pematangsiantar pada jam-repot, maka sering ditemukan hal kecil yang terabaikan dan tidak terpikirkan namun krusial , pada saat transaksi pembayaran resep dokter dari praktek sore, dari RSU bahkan dari Puskesmas.

Kasus-A : Konsumen membeli obat sesuai dengan resep dokter, setelah disesuaikan dikemas pada saat membayar akan terperangah melihat harga obat tersebut, akhirnya konsumen hanya membeli separuh saja ataupun mengurangi salah satu komponen resep agar harganya sesuai dengan kemampuannya.

Kasus-B : Konsumen meminta apakah tidak ada obat lain yang lebih murah, dan akan dijawab pihak apotik bahwa dibawah resep ada nota resep tidak dapat diganti tanpa seijin dokter

Kasus-C : Konsumen ahkirnya membatalkan membeli obat setelah keliling-keliling diberbagai apotik. Mungkin didalam hatinya berdoa “Terserah padamu Tuhan”.

Kasus-D : Konsumen ahkirnya memilih pengobatan alternatif.

Bagaimana yah,…. Pemerintah kota ini dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya.(drgsubur)

      Written by sintanauli

      November 25, 2006 pada 1:30 am

      Ditulis dalam cerita lama

      Tinggalkan Balasan