taradigading

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘buku’ Category

lakukan atau jangan lakukan,…… Anti-aging diets

without comments

Beragam buku panduan diet dapat dibrowse di internet, termasuk panduan diet bagi senior. Yang pasti isinya berbeda-beda menurut keahlian pembuat panduan tersebut. Tentunya sebagai orang awam, kita tidak memahami itu.

Cukup banyak panduan diet  anti-aging yang dipasarkan, sulit membedakan yang ‘mode’  dan mana yang ‘efektif dan aman’. Beberapa diantaranya sangat menjanjikan bahkan ada yang menjanjikan hasil dalam masa singkat. Cara terbaik untuk menentukan anti-aging diet yang terbaik untuk Anda, adalah mendapatkan fakta-fakta langsung tentang masing-masing  diet dan konsultasi dengan dokter Anda. Sehingga Anda akan dapat memutuskan “lakukan” atau “jangan lakukan”

Beberapa panduan diet anti-aging yang populer, antara lain :  SugarBusters, Eat More, Weigh Less, Dr. Atkins’ Age Defying Diet Revolution; Eat, Drink, and Be Healthy

Dalam artikel 5 Anti-aging Diets, penulisnya memberikan tanggapan pada sebuah buku panduan diet Age free Zoner dan pendapat ahli.

Age Free Zoner, dengan sedikit modifikasi dari buku asli ‘the Zone diet‘, dibuat oleh Dr Barry Sears dengan panduan diet anti-aging  yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan.  Sears percaya bahwa kelebihan jumlah insulin, gula darah, cortisol, dan radikal bebas yang bertanggung jawab atas proses penuaan, dan panduan dirancang untuk mengurangi dan kontrol diet dan gaya hidup.

Teori Sears’ anti-aging bahwa pembatasan kalori tidak hanya membantu Anda menurunkan berat badan tetapi juga mengurangi radikal bebas dan kelebihan produksi gula darah dan tingkat insulin. Semua ini dapat mempengaruhi kesehatan Anda. Kunci efektif adalah pembatasan kalori, kata Sears, adalah untuk menentukan tingkat minimum dari karbohidrat yang Anda butuhkan untuk berfungsi secara efisien.
Pendekatan kepada yang minimum akan mengijinkan tubuh untuk melaksanakan fungsi sehari-hari nya tanpa menyebabkan produksi berlebih dari radikal bebas, glukosa, atau hormon insulin. Selain rendah karbohidrat, tinggi protein diet, Sears merekomendasikan berbagai Antioxidant, anti-aging supplements. Namun, makanan dan olah raga ditekankan oleh Sears’ sebagai “obat” pilihan untuk mengendalikan dan mengurangi kelebihan produksi hormon.

Dasar-dasar petunjuk Zone meal adalah:

  1. Selalu makan waktu satu jam setelah bangun.
  2. Jangan biarkan lebih dari lima jam berlalu tanpa suatu zona meal atau snack, apakah anda lapar atau tidak.
  3. Termasuk beberapa protein setiap makan dan makanan ringan.
  4. Makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran, dan mengurangi roti, pasta, biji-bijian, dan tepung-tepungan.
  5. Anda selalu makan makanan ringan.
  6. Minum setidaknya 64 ounces cairan dari setiap harinya.
  7. Makan snack 30 menit sebelum latihan.

Apa yang dikatakan ahli tentang Age Diet-Free Zone
Meskipun Sears menentukan jumlah minimum karbohidrat adalah kunci untuk mencegah penuaan, ia tidak memberi rekomendasi umum untuk bagaimana cara menentukan masukan itu maupun pokok-pokok penataan diet untuk menemukan kebutuhan sendiri.
Walaupun banyak dari apa yang Sears katakan tentang kerusakan radikal bebas, tingkat insulin, dan pembatasan kalori didasarkan pada studi penelitian. Dia merekomendasikan banyak yang tidak perlu dan berpotensi berbahaya.

Jika anda mengikuti rencana diet Sears, 1200 kalori per hari untuk perempuan dan 1.500 kalori per hari untuk laki-laki, Anda dapat menurunkan berat badan, tapi Anda bisa kekurangan beberapa nutrisi penting, seperti kalsium dan vitamin B, yang terutama penting untuk dieter-50 lebih.   Namun, Sears tidak merekomendasikan vitamin dan mineral melengkapi, termasuk zat kapur.

Meski demikian, diet yang terlalu tinggi dalam protein dan terlalu rendah di kompleks karbohidrat dan serat, yang dapat membuat Anda kekurangan energi dan sembelit.  Sementara advokasi Sears diet untuk penderita diabetes tipe 2, kebanyakan ahli menyarankan diabetes diet lebih tinggi pada karbohidrat dalam rencana disediakan dalam buku.

sumber dan informasi lebih lanjut: health.howstuffworks.

Saya pikir, dan yang terbaik adalah : Sebelum melakukan perawatan apa sajapun, sebaiknya harus mencari nasihat dari dokter atau provider kesehatan lainnya.

Written by sintanauli

Juli 11, 2009 at 1:00 am

Ditulis dalam buku, public health

Ditandai dengan

Selamat,….. Prisma terbit kembali

without comments

Dulu, pasti saya akan membeli majalah ini, namun cukup lama kehilangan Prisma, yah satu dekade, namun sebuah berita dari majalah tempo tentang terbit kembali Prisma sungguh berita yang menyenangkan.
Dulunya,…. dicetak dalam kertas buram, tetapi dengan isi pemikiran cemerlang, perdebatan publik tentang permasalahan sosial ekonomi di Indonesia.

Pada masa sekarang, begitu keringnya artikel sos-ek versi Indonesia, membanjirnya artikel versi non-Indonesia yang dapat diunduh dari internet dan menjamur ‘artikel pesanan’, juga ‘jurnal setengah hati yang takut pencemaran nama baik’ .  Dengan terbit kembali Prisma diharapkan akan terhapuskan dahaga intelektual kaum muda.

Prisma terbit kembali. Edisi perdananya bertajuk ”Senjakala Kapitalisme & Krisis Demokrasi”. Majalah setebal 120 halaman itu terdiri atas sembilan tulisan dan petikan dialog dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Mengimbangi gerak zaman, Prisma juga akan tampil online. ”Agar mudah diakses banyak orang,” kata Daniel. Sedangkan periode terbitnya tiga bulan sekali, paling cepat nantinya dua bulan sekali, tak akan mengulang menjadi bulanan. ”Takut mengorbankan kualitas,” kata Daniel

Selamat untuk Prisma dan LP3ES.

Written by sintanauli

Juli 10, 2009 at 12:30 am

Ditulis dalam buku, indonesiana

Ditandai dengan ,

booklet pandemic flu

without comments

pandemic flubooklet pandemic flu

Berbagai petunjuk tentang H1N1 : cdc.gov

Written by sintanauli

Juli 7, 2009 at 3:47 am

Ditulis dalam buku, public health

Reformasi kesehatan & Pengadilan di Indonesia

without comments

Sebuah email yang kami terima dari Worldbank, antara lain tentang : Laporan terbaru mengenai Reformasi Kesehatan & Pengadilan Non Negara (edisi  Juni, 2009)

Pembiayaan Kesehatan di Indonesia: Peta Jalan Reformasi
Indonesia menghadapi tantangan besar dalam kebijakan sehubungan dengan pembiayaan reformasi kesehatan, pemilihan kelompok penerima subsidi, manfaat kesehatan yang akan diberikan, perubahan yang diperlukan dalam sistem penyampaian layanan serta masalah peraturan dan administratif lain. Laporan terbaru Bank Dunia mengenai kesehatan membahas masalah-masalah ini.

Temuan laporan & rekomendasi | Siaran Pers….

Laporan Lengkap (english) (1mb .pdf)

Ringkasan Eksekutif (1.9mb .pdf)…..

Lembar Fakta Laporan (140kb .pdf)……..

Menemukan Titik Keseimbangan: Mempertimbangkan Keadilan Non-Negara di Indonesia
Sebuah penelitian baru tentang keadilan non-negara di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar warga Indonesia masih mengandalkan mekanisme yang berlaku di tingkat desa untuk menyelesaikan perselisihan. Kendati demikian, sistem ini sering tidak berpihak pada kelompok marginal seperti kaum perempuan dan minoritas etnik.

Temuan laporan & rekomendasi | Siaran Pers….

Laporan Lengkap (1 mb .pdf)

Ringkasan Eksekutif (281kb .pdf)

sumber: worldbank.

Written by sintanauli

Juni 9, 2009 at 12:00 am

Ditulis dalam buku, indonesiana

Ditandai dengan ,

sebuah buku Dressed to kill

without comments

Memang merepotkan bagi saya yang awam ini,…….. ketika membaca sebuah diskripsi hasil studi  medical-anthropologist  yang dibuat berdasarkan kaidah antropologi, diterbitkan dan mendapat penolakan dari kalangan medis.

51358FFBYBL._SS500_Dressed to Kill, sebuah buku oleh Sydney Ross Singer dan Soma Grismaijer yang menguraikan hubungan antara bra dengan kanker payudara. Menurut penulis, bra bersifat menghambat (inhibit) aliran kelenjar getah bening. Buku yang menyatakan bahwa bra menyebabkan kanker payudara dinyatakan sebagai rumor oleh masyarakat medis dan ilmiah, National Cancer Institute, American Cancer Society yang menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan bra dan kanker payudara.

Dalam buku mereka, Singer dan Grismaijer mendiskusikan – memakai bra kemunkinan menjadi salah satu penyebab kanker payudara.

Dalam diskripsi Dressed To Kill 1991-93 Bra and Breast Cancer Study, diteliti kebiasaan memakai bra dan sikap dari sekitar 4.700 perempuan Amerika, hampir setengah dari mereka telah memiliki insiden kanker payudara.  Hasil studi menunjukkan bahwa memakai bra diatas 12 jam sehari secara dramatis meningkatkan timbulnya kanker dada.  Wanita tanpa bra menunjukkan insiden yang sama dengan kanker dada pada laki-laki,  sedangkan orang-orang yang memakai bra yang 18-24 jam setiap hari ada lebih dari 100 kali lebih besar insiden kanker payudara daripada melakukan bra bebas perempuan.

Secara teori, mereka menjelaskan, bahwa bra, busana elastis yang dirancang untuk membungkus payudara, menimbulkan tekanan konstan  pada jaringan lunak payudara, menekan dan menyebabkan penyempitan kelenjar getah bening.  Bukti dari penyempitan  ini adalah menjadi takikan berwarna merah merah dikulit yang ditinggalkan oleh kutang itu.   Sedang peran dari  kelenjar getah bening akan membilas ke luar toksin dan debris  dari jaringan, pelemahan dari aliran lymphatic dapat mendorong kearah  toksifikasi   jaringan payudara.  Toksin ini termasuk endogenous toksin dihasilkan  akibat dari jaringan hypoxia, serta exogenous toksin yang diperoleh dari makanan, air dan udara yang tercemar oleh polutan petrochemically.  Kebanyakan dari ini toksin ini bersifat karsinogenik.

Lebih lanjut dikatakan,……….. Tentu saja, bra bukanlah diartikan sebagai penyebab kanker payudara, tetapi bra menyebabkan toksin terkonsentrasi dalam jaringan payudara. Menariknya, ketika anda melihat statistik di seluruh dunia tentang kanker payudara, jelas bahwa itu hanya masalah budaya di mana  bra dipakai.  Tanpa bra,  laki-laki dan perempuan mempunyai insiden kanker payudara yang sama rendahnya. (full story: theherbaladvisor).

Meskipun mereka tidak mematuhi semua protokol studi ilmiah medis, mereha berharap  bahwa industri medis akan menindaklanjuti dengan penelitian lebih lanjut baik untuk memverifikasi atau menolak temuan-temuan mereka.  (full story: wikipedia)  Temuan studi mereka adalah:

  • 3 dari 4 wanita yang mengenakan kutang mereka 24 jam per hari, insiden kanker payudara.
  • 1 dari 7 wanita yang  mengenakan kutang lebih dari 12 jam per hari tetapi tidak dipakai ketika tidur, insiden kanker payudara.
  • 1 dari 152 wanita yang  mengenakan kutang mereka kurang dari 12 jam per hari, insiden kanker payudara.
  • 1 dari 168 wanita yang  jarang atau tidak pernah mengenakan kutang, insiden kanker payudara.

Buku ini, adalah sebuah kontroversi yang dikaitkan dengan keserakahan dari dunia mode dan industri medis: “Bra adalah industri multi-milyar dan miliaran dolar yang dikeluarkan setiap tahun menyelidiki dan merawat penyakit ini. Ironisnya, berakhir dengan kanker payudara menyebabkan kesulitan keuangan bagi banyak orang.

Dalam menghadapi pertanyaan publik melalui email, tentang buku Dressed to Kill, American Cancer Society menanggapinya sebagai rumor dan membuat penjelasan Bras dan Breast Cancer sebagai berikut:

Email ini sebuah rumor yang menyatakan bahwa memakai bra untuk seluruh hari yang menekan sistem kelenjar getah bening dari payudara, sehingga terjadi akumulasi toksin yang yang menyebabkan kanker payudara. Juga dikatakan “Bra-burning tidak lagi menjadi isu feminis … ia kini merupakan peperangan antara hidup dan mati.”

Faktanya,….  Tidak ada studi ilmiah yang menunjukkan pemakaian berbagai jenis bra menjadi  penyebab kanker payudara.  Email nampaknya didasarkan pada tulisan dari suami-istri tim medical anthropologists, keduanya anthropologists menyatakannya dalam buku Dressed to Kill.  Studi mereka tidak dilakukan sesuai dengan standar prinsip penelitian epidemiological  dan tidak mempertimbangkan variabel lain, termasuk faktor risiko untuk kanker payudara.

Belum ada suatu studi epidemiologi  yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang menyarankan bra berkontribusi langsung ke risiko kanker payudara atau kemungkinan penekanan oleh bra menyebabkan kanker payudara.
Apapun ukuran payudara perempuan,  apakah slim atau heavy, tidak ada bukti epidemiologic yang meyakinkan tentang penggunaan bra akan beresiko kanker payudara.  Selain itu, dugaan mekanisme yang diusulkan dalam buku (blokade aliran kelenjar getah bening menyebabkan penumpukan toksin) tidak konsisten dengan konsep ilmiah fisiologi dan patologi payudara. (full story: cancer.org)

sumber dan informasi lebih lanjut :  1, 2, 3, 4.

Written by sintanauli

Juni 9, 2009 at 12:00 am

Ditulis dalam buku, public health

Ditandai dengan ,

Bank Dunia: pasokan obat AIDS dalam jangka pendek

without comments

Berita ini cukup mengejutkan tentang keterbatasan pasokan global obat ARV didunia yang sehubungan dengan krisis global, Apakah ini terkait dengan negara kita? Sedang berita berita tentang keterbatasan bahkan kelangkaan obat ARV dinegeri kita juga masih santer terdengar.

Press Release Bank Dunia No:2009/324/HDN – Washington 24 April 2009.
Bank Dunia berkata hari ini  sedang menghimpun dana sampai  $ 3.1 milyar US  tahun ini untuk pembiayaan bidang kesehatan yang digunakan membantu negara-negara miskin sepanjang masa krisis ekonomi.  Dukungan pembiayaan ini tiga kali lipat dari dukungan pembiayaan tahun lalu ($ 1.0 milyar US) yang digunakan untuk penguatan sistem kesehatan di negara-negara miskin, menaikkan capaian tindakan pencegahan dan penanggulang penyakit menular, meningkatkan kesehatan anak, kesehatan maternal, hygene dan sanitasi.

Bank juga berkata, mereka sedang menggandakan pembiayaan pendidikan di tahun ini sejumlah $ 4.09 milyar US. Demikian juga investasi dalam program perlindungan sosial, termasuk safety-net, diharapkan untuk naik secara dramatis menjadi $ 12 milyar US untuk tahun 2009-2010.

Dalam  suatu laporan terbaru mengungkapkan bagaimana kondisi  sebelum krisis global yang secara terpaksa negara berkembang telah memotong anggaran belanja untuk pendidikan dan kesehatan, Bank memperingatkan bahwa sejumlah negara-negara kemungkinan sedang menghadapi kesukaran dalam  penyediaan obat life-saving untuk orang-orang yang mengidap AIDS.

avertingLaporan -  Averting a Human Crisis During the Global Downturn: Policy Options from the World Bank’s Human Development Network survey yang dilakukan awal Maret 2009 survei menunjukkan bahwa delapan negara sekarang menghadapi kekurangan obat-obatan untuk perawatan AIDS.

Survei yang dilakukan di 69 negara yang memberikan pelayanan perawatan 3,4 juta orang yang membutuhkan antiretroviral (ART), ditunjukkan bahwa sebanyak 22 negara di Afrika, Karibia, Eropa dan Asia Tengah, dan Asia Pasifik kemungkinan akan menghadapi gangguan pasokan selama tahun ini.

Negara-negara tersebut adalah rumah bagi lebih dari 60 persen dari orang-orang yang mendapat perawatan AIDS di seluruh dunia. Program preventif HIV/AIDS juga dalam status terancam. Tiga puluh empat negara-negara yang mewakili 75 persen dari orang dengan HIV sudah melihat dampak pada program pencegahan yang menargetkan kelompok-kelompok risiko tinggi, termasuk pekerja seks dan pengguna narkoba injecting, laporan mengatakan.
“Laporan terbaru ini menunjukkan bahwa orang-orang dengan perawatan AIDS bisa dalam bahaya kehilangan harapan hidup, dan terutama pelayanan kesehatan ibu-ibu dan gizi anak-anak di negara-negara miskin akan babak belur,” kata Joy Phumaphi, World Bank Vice President untuk Pembangunan Manusia dan mantan menteri kesehatan Botswana.

Menurut laporan Bank Dunia yang mendorong negara-negara yang bergantung pada pembiayaan eksternal secara tunai dari donor HIV/AIDS, untuk mengidentifikasi kekurangan mendatang sejauh mungkin didepan dan untuk berhubungan dengan Bank Dunia dan mitra lainnya yang akan membantu untuk memobilisasi “bridge financing”, agar terputus obat perawatan AIDS dapat diminimalkan.

Pada saat yang sama, Bank Dunia memperingatkan bahwa mempertahankan dan mengembangkan program pencegahan HIV secara efektif selama krisis saat ini juga penting untuk menjaga terhadap munculnya infeksi baru. Selain itu, laporan ini menunjukkan bahwa negara-negara dimaksud perlu menyiapkan sistem sederhana ‘earlywarning’ untuk membantu pemantauan persediaan obat dan melacak perawatan terputus.

Bank Dunia juga mengharapkan masyarakat global untuk “bertindak dalam kerangka analisis yang terkoordinasi” sehingga tidak terjadi konflik assessments dan recommendations.

sumber dan informasi lebih lanjut : worldbank.

Written by sintanauli

Mei 26, 2009 at 2:28 am

Ditulis dalam buku, public health

Ditandai dengan

Tantangan masa depan, ancaman kelangkaan air

without comments

Saat ini, satu dari enam orang di dunia sulit mendapatkan akses air bersih. Perserikatan Bangsa-Bangsa memprediksi pada 2025, separuh dari negara negara di dunia akan menghadapi kekurangan air.

090417_water_taskforce_coverLaporan Asia Society, sebuah lembaga wadah pemikir yang berbasis di Washington mengatakan bahwa Asia tampaknya akan menghadapi konflik serius dalam suplai air bersih pada masa depan sejalan dengan percepatan pertambahan jumlah penduduk dan perubahan iklim yang mengancam akses mendapatkan sumber daya paling mendasar, air bersih.

Masalah air bersih di Asia saat ini sudah cukup memprihatinkan. 20 persen warga di Asia atau sekitar 700 juta orang tidak memiliki akses pada air yang aman untuk diminum. Separuh dari populasi di Asia, masih sulit mendapatkan sanitasi.

Walaupun separuh populasi dunia terdapat di Asia, mereka hanya mendapatkan sedikit air bersih dibandingkan mereka yang tinggal di benua lain. Jumlah populasi di Asia diduga akan mengalami kenaikan sekitar 500 juta orang pada sepuluh tahun mendatang.

Laporan yang dirilis Asia Society hari Jumat (17/04) berjudul “Tantangan Asia mendatang: Mengamankan Masa depan Air“. Laporan ini juga juga menjabarkan potensi perselisihan sengketa sumber air antara negara bertetangga yang bermusuhan seperti India dan Pakistan. Juga masalah kompleks sumber air antar beberapa negara seperti aliran sungai Mekong yang melewati Myannmar, Laos, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Konflik antar negara yang berlarut-larut, masalah demografi dan kelangkaan air dapat menjadi masalah yang tak terduga pada dekade mendatang.

Para petani di Cina mengalami masalah air sebagai akibat dari polusi industri dan penyakit yang timbul dari mata air. Di Indonesia, masalah air lebih banyak disebabkan oleh fasilitas pembuangan air limbah yang tidak selayaknya.

Menurut para penelilti Asia Society, potensi konflik dapat muncul sebagai dampak langsung dan tidak langsung dari meningkatnya kelangkaan suplai air bersih. Hal ini tidak boleh dipandang remeh, apalagi ditambah dengan meningkatnya masalah perubahan iklim.

Bagian akhir laporan ini memuat sepuluh rekomendasi pada pemerintah negara-negara di Asia untuk memperhatikan masa depan sumber daya air. Kerja sama regional yang lebih luas antar negara merupakan hal pertama yang harus dibangun, termasuk perhatian terhadap kebijakan pola manajemen air sebagai tanggung jawab lingkungan, keamanan dan diplomatik. Selain itu, pemerintah juga harus melibatkan kelompok-kelompok masyarakat sipil dan perusahaan swasta dalam pengelolaan sumber air.

Perlu juga dicari model penengahan konflik yang berhubungan dengan sengketa air. Hal lain yang mendesak adalah investasi pada sektor publik dan swasta demi infrastruktur yang lebih baik dan manajemen air yang lebih efisien. (Hendra Pasuhuk)

sumber dan informasi lebih lanjut : 1,2.

Written by sintanauli

April 23, 2009 at 12:00 am

Ditulis dalam buku, environtment, indonesiana

Ditandai dengan

Seperti apa dunia pada tahun 2050

without comments

Seperti apa dunia ini pada tahun 2050, diramalkan oleh  Jacques Attali dalam bukunya “A Brief History of the Future : a brave and controversial look at the twenty-first century”. diterbitkan Arkade, setebal 312 halaman, yang intisarinya dibuatkan oleh Alyssa Fetini pada Times 13 April. Tersedia online di amazon.

Intisari :br_history_future_0410
Bayangkan sebuah dunia di mana perampok mengamuk, berkembang sendiri di pusat kota Eropa, di mana perang terjadi karena ketiadaan air minum; dimana saling berhadapan antara Islam dan Kekristenan membuat Perang Dunia II terlihat hanya seperti perang balon udara.

Menurut ekonom dan ilmuwan politik Jacques Attali, itulah apa yang akan terjadi didepan kita untuk tahun 2025. Dengan mengingat, pengalaman masa lalu adalah indikator masa depan, Attali menyisir sejarah sesama manusia, sampai kembali ke Homo Habilis, memisahkan masa lalu ke dalam sembilan periode yang memisahkan “apa yang mungkin, apa yang berobah dan apa yang tidak berubah” dan aplikasinya terhadap kecenderungan pada abad yang akan datang. Attali memperediksikan mulai dari masa depan jurnalistik sampai akhir dari krisis ekonomi (sekitar 2011),  menawarkan suatu pandangan sekilas ke masa depan itu yang propokatif dan membantu.

(Lihat : 10 gagasan yang  sedang mengubah dunia pada masa kini)

Sorotan :
“Pada masa depan kekaisaran Amerika: “Setelah perjuangan yang sangat panjang dan di tengah-tengah krisis ekologi yang serius, yang masih didominasi kekaisaran Amerika Serikat – akhirnya akan dikalahkan oleh pasar global (terutama keuangan orang) dan oleh kekuatan perusahaan disekitar tahun 2035. Finansial dan politik lumpuh, seperti Empires lainnya sebelum ini, Amerika Serikat akan berhenti untuk menjalankan dunia. Tetapi ia akan tetap menjadi kekuatan utama planet ini tidak ada kerajaan baru atau dominan bangsa akan menggantikannya. Dunia untuk sementara polycentric dengan belasan daerah kekuasaan regional untuk mengelola urusan-nya. “

“Pada masa depan iklim: “Dengan ditandai peningkatan perubahan suhu, yang sangat berperan penting pada perubahanalam yang akan terjadi.  Pohon akan tumbuh lebih cepat, akan tetapi menjadi lebih rentan … Banyak yang lebih serius:  seperti banyak pantai yang menjadi tak dapat didiami. Tujuh dari kota terbesar di dunia adalah kota pelabuhan, dan sepertiga dari populasi dunia yang tinggal di pantai … Eco-exiles (pengasingan ekologis) akan menjadi sepuluh kali lebih banyak pada 2050.”

“Pada masa depan senjata pemusnah masal: “Missil Korea Utara yang sekarang  ditujukan ke Jepang, pada suatu hari akan menargetkan Amerika Serikat dan Cina.  Missil dari Pakistan jatuh ke tangan fundamentalis akan mengancam pertama India, kemudian Eropa. Mereka dari Hezbollah — dengan kata lain, Iran – yang sekarang akan menargetkan Israel satu hari menargetkan Kairo, Riyadh, Aljazair, Tunisia, Casablanca, Istanbul, kemudian di Roma, Madrid, London dan Paris. China missil, disuatu hari dapat menargetkan Jepang dan Amerika Serikat. “

“Masa depan kloning: “Setelah perbaikan organ yang sakit, mereka akan memproduksi  dan kemudian membuat badan pengganti. Pertama, mereka akan memproduksi lineages dari sel batang embrio, selanjutnya menerima etika melakukan terapi genetik , dan kemudian reproduksi kloning.  Akhirnya mereka akan manufaktur manusia seperti yang dilakukan untuk pengukuran artefak, kandungan buatan, yang  akan memungkinkan pengembangan otak  sesuai dengan karakteristik yang dipilih sebelumnya. Sehingga manusia akan menjadi objek komersial.” (full story: time).

sumber dan informasi lebih lanjut : time.

Written by sintanauli

April 20, 2009 at 12:00 am

Ditulis dalam buku

Buku untuk yang bermasalah dengan ‘alat besar’

without comments

how-to-live-with-a-huge-penisInilah buku yang sudah tersedia online di amazone, How to live with huge penis. Buku dengan introduksi “kamu tidak sendirian‘ dan memberikan contoh-contoh tentang beberapa tokoh seperti Albert Einsten, Napoleon Bonaparte, Mozart dan lainnya yang mempunyai ‘alat besar’.

Mungkin,……………. buku ini dibutuhkan oleh yang berkepentingan,  atau sekedar untuk tahu saja.

image source : anorak

sumber : 1, 2.

Written by sintanauli

April 19, 2009 at 12:00 am

Ditulis dalam buku, lifestyle

Apa ya,…….. doomsday 2012 ?

with 3 comments

Rupanya, dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012.
Apakah saya salah membaca?  Wah,….. nggak sempat lagi belanja Natalan dsb, dsbnya.

Sebagian berkata,…….  Ya, anda membaca dengan benar, dalam beberapa cara, bentuk bumi atau setidaknya sebagian besar dari manusia di planet ini akan berhenti. Perencanaan karir anda akan terhenti, jangan repot-repot memikirkan membeli rumah, dan pastikan untuk menghabiskan tahun-tahun terakhir hidup anda dengan baik. Sekarang anda memiliki waktu, empat tahun, untuk menikmati dirimu … sebelum akhir.

Semakin seru lagi, dengan begitu banyaknya terbitan tentang doomsday 2012, yang semuanya menambah rasa kecut dihati.

41lo3fstaol_sl210_-61adghhampl_sl210_-51o76pamt7l

Sebagian kecil dari buku tentang 2012. (sumber)

Ada ramalan dan nubuatan dari di seluruh bumi bahwa semua nampak untuk menunjuk 21 Desember 2012 sebagai hari kiamat.  Kalender Mayan  jaman kuno, ramalan medeival Merlin, Book of Revelation dan ramalan Cina dalam literatur I Ching, yang semua menunjuk tanggal yang spesifik ini sebagai akhir peradaban.  Kemudian ramalan ini dipertegas lagi  dengan teknologi internet oleh “Web-Bot Proyek

Namun, sebagian lagi mengatakan ini adalah “crazy talk” dan menyatakan “No Doomsday in 2012″

Mengapa 2012?
The Long Count Calendar of the Ancient Mayans berakhir pada 21 Desember 2012.  Sedikit sekali informasi tentang apa yang akan terjadi pemikiran Mayans di 2012, tetapi  terdapat sebuah konsensus akan ada perubahan besar. Sebagian masyarakat mengartikannya secara positip yaitu perubahan spiritual, sedang sebagian lagi mempertimbangkan dan memprediksikan kemungkinan peristiwa bencana. (lihat : viewzone)

Tidak seorangpun tahu apa yang akan terjadi di 2012!
Nol,…. bukti ilmiah tentang apa yang akan terjadi, tetapi ada banyak hal yang  merisaukan dan dapat dengan mudah mengancam spesies manusia pada tahun 2012, antara lain : yang bersumber dari ulah manusia (pandemi flu, perang kimia/nuklir, modifikasi genetik dsb), dari ruang angkasa (ledakan black hole, tabrakan meteor, invasi alien dsb) dan perubahan bumi sendiri (pergeseran kutub bumi, bencana alam, global warning dsb).

Banyak penjelasan sosio-antropolog dan penjelasan yang berdasarkan religi  tentang kemungkinan terjadinya doomsday 2012. Apakah benar?…………. beragam pendapat tentang ini bahkan ada yang menyebutnya sebagai ‘crazy talk’.
Akhirnya saya pikir, semua berdasarkan pada iman kita dan tergantung pada kehendakNya.

sumber dan informasi lebih lanjut :  1, 2, 3, 4, 5, 6.

Written by sintanauli

Januari 30, 2009 at 12:01 am

Ditulis dalam buku

Telah online,……….. codex sinaiticus

with one comment

Edisi pertama salinan injil perjanjian baru kini dapat diakses secara online. Injil berusia 1600 tahun ini akan mulai dipublikasikan di internet pada pekan ini.
“Injil tertua ini akan menjadi bagian dari museum online Codex Sinaiticus. Injil ini akan memperbanyak produk-produk sejarah di dalam situs tersebut, termasuk Gospel of Mark dengan resolusi gambar yang tinggi dan beberapa buku berisi perjanjian lama,” ujar pihak Universitas Leipzig seperti dikutip Reuters, Selasa (22/7/2008).
Nantinya situs ini akan mempublikasikan seluruh isi manuskrip sehingga semua pengunjung situs dapat mempelajari ajaran fundamental milik agama Kristen. Bahkan manuskrip tersebut tidak hanya tersedia dalam bahasa aslinya, Yunani Kuno, tapi juga tersedia dalam bahasa Inggris dan Jerman.
Manuskrip yang dibuat sejak tahun 350 sebelum masehi itu dipercaya sebagai salinan injil tertua di dunia, bersamaan dengan versi Codex Vaticanus, yang dipercaya sebagai versi injil kuno.
Naskah asli yang ditulis di atas kulit binatang ini muncul di Eropa secara bertahap, lembar demi lembar, dari dokumen milik biara Saint Catherine setelah ahli injil asal Jerman, Konstantin von Tischendorf, menemukan beberapa manuskrip di biara tersebut pada tahun 1844. Tischendorf pun akhirnya diperbolehkan membawa manuskrip tersebut ke Leipzig. (okezone)

Penerbitan online The Codex Sinaiticus, adalah merupakan kegiatan awal dari suatu proyek yang dipimpin oleh British Library sejak tahun 2005 telah dirintis proses digitalisasi naskah-naskah ini, Sekarang, menurut kurator Ulrich Johannes Schneider, “lebih dari 100 halaman, diperoleh dari Leipzig dan dari British Library, dapat dilihat online pada web www.codex-sinaiticus.net.”demikian menurut Telegraph 22 Jul 2008.

-
(kiri) Prof. Schneider dan Dr. Carsten Dorgerloh memegang dua reproduksi facsimiles papyrus Ebers (circa 1550) dan suatu catatan Codex Sinaiticus (313) di perpustakaan Universitas Leipzig.  (kanan) Mahasiswa Mareike Sieg memperhatikan suatu halaman digital Codex Sinaiticus (dari 313) di internet di Leipzig. [image source: telegraph.photo: EPA)

Codex Sinaiticus disimpan di British Library London, adalah sebuah naskah manuskrip lengkap Perjanjian Baru yang berasal dari abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani. Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat sebagian besar Septuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.

Codex Sinaiticus ditemukan oleh Constantin von Tischendorf pada perjalannya yang ketiga ke Biara Santa Katarina, di Gunung Sinai, Mesir, 1859. Perjalanannya yang pertama dan kedua, menghasilkan penemuan potongan-potongan naskah dari Perjanjian Lama, beberapa di antaranya berasal dari tempat sampah. Tsar Alexander II dari Rusia lalu menyuruhnya untuk mencari naskah-naskah lain, yang diyakininya masih bisa ditemukan di biara Sinai ini.

Cerita bagaimana Von Tischendorf menemukan naskah manuskrip ini, yang mengandung sebagian besar kitab Perjanjian Lama dan semua kitab Perjanjian Baru, mirip dengan cerita sebuah roman. Von Tischendorf mencapai biara ini pada 31 Januari; tetapi penyelidikannya tidak membuahkan hasil. Pada 4 Februari, ia sudah memutuskan untuk pulang tanpa mencapai hasil perjalanannya. “Maka pada hari itu, ketika sedang berjalan-jalan dengan kepala biara, ia menyesali kegagalannya. Setelah kembali dari berjalan-jalan, Von Tischendorf menemani sang biarawan kembali ke kamarnya dan di sana ia menunjukkan kepadanya sebuah salinan naskah yang disebutnya sebagai salinan naskah Septuaginta yang dimiliki oleh biarawan ini. Naskah manuskrip ini dibungkus sehelai kain dan ketika gulungan dibuka, Von Tischendorf sekaligus terkejut dan merasa gembira karena inilah dokumen yang dicari-carinya sementara ia sudah putus asa tak akan menemukannya. Tujuannya ialah untuk melengkapi potongan Septuaginta yang ditemukannya tahun 1844 dan yang dinyatakannya merupakan naskah perkamen Yunani berbentuk codex yang tertua. Tetapi tidak hanya itu yang ditemukannya, melainkan ia juga menemukan sebuah salinan kitab Perjanjian Baru Yunani yang lengkap, tidak kurang satu halaman atau satu paragraf jua.” Maka setelah bernegosiasi berapa lama, Von Tischendorf memperoleh naskah yang sangat berharga ini dan mengirimkannya kepada Tsar Alexander II di Rusia yang betul-betul menghargainya, Kemudian beliau menyuruh untuk menerbitkan naskah ini dalam bentuk faksimile supaya tulisan kuna ini bisa langsung diperlihatkan ke khalayak yang lebih ramai.

Seluruh naskah berbentuk codex ini terdiri atas 346,5 halaman, dan ditulis dalam empat kolom. Dari semua folio ini 199 memuat teks kitab Perjanjian Lama dan 147,5 teks kitab Perjanjian Baru. Kitab-kitab Perjanjian Baru disusun sebagai berikut: keempat Injil, Surat-surat Rasul Paulus, Kisah Para Rasul, Catholic Epistle dan kitab Wahyu. Meski beberapa bagian dari kitab Kejadian dan Bilangan kemudian ditemukan dijilid pada buku-buku yang lain, lalu mereka berbaik hati dan kemudian dikirim ke Von Tischendorf. Namun oleh pengurus biara sekarang Codex ini dianggap dicuri.

Pada bulan Mei 1975 sewaktu sedang direnovasi, para biarawan biara Santa Katarina menemukan sebuah ruangan di bawah kapel St. George yang mengandung banyak fragmen-fragmen perkamen. Di antara fragmen-fragmen ini, tigabelas halaman Codex Sinaiticus dari kitab Perjanjian Lama yang hilang, ditemukan.

Sejarah awal naskah ini tidaklah diketahui. “Kolofon, Ezra dan Ester menunjukkan bahwa naskah ini pernah berada di Caesarea Palaestina pada abad ke-6 dan abad ke-7. Para pakar berspekulasi bahwa naskah ini ditulis di Mesir.

British Library pada tahun 1933 membeli naskah ini dari pemerintahan komunis Uni Soviet sebesar £100.000.

sumber dan informasi lebih lanjut: 1, 2, 3.

Written by sintanauli

Juli 23, 2008 at 4:44 am

Ditulis dalam buku, culture